HAKI SBB
Tapalang.id_Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menjadi tonggak sejarah bagi perlindungan kekayaan intelektual daerah. Dalam acara syukuran yang digelar di Pendopo Bupati SBB, Kamis (8/1/2026), Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten SBB, Asiz Sillouw, secara resmi menerima dua piagam penghargaan penting terkait Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
Kedua penghargaan tersebut diserahkan oleh Bupati SBB, Asri Arman, setelah sebelumnya diserahkan oleh Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kantor Wilayah Kementrian Hukum Provinsi Maluku, Abdul Malik Wagola.
Piagam pertama yang diterima adalah Sertifikat HAKI Motif Batik Kabupaten SBB. Karya seni ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam memperkenalkan kekhasan lokal sekaligus menjaga identitas budaya Bumi “Saka Mese Nusa” agar tetap lestari dan terlindungi secara hukum.
Kedua adalah Piagam Penghargaan atas Pendaftaran Indikasi Geografis (IG) Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kopi Tuni Huamual. Piagam ini sebagai bentuk apresiasi Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementrian Hukum Republik Indonesia serta akan menjadi jalan untuk mengukuhkan Kopi Tuni Huamual melalui Sertifikat IG Kopi Huamual ke depan agar diakui sebagai produk unggulan daerah yang memiliki kualitas, karakteristik, dan reputasi unik yang tidak dimiliki daerah lain karena faktor lingkungan geografis dan kearifan lokalnya.
Sillouw, menyatakan bahwa penerimaan kedua piagam ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata hadirnya negara dalam memberikan kepastian hukum atas karya intelektual dan produk alam daerah.
“HAKI memastikan bahwa inovasi dan karya seni putra daerah dihargai dengan pengakuan hukum. Dengan adanya sertifikat Indikasi Geografis dan HAKI Batik ini, kita menjaga kualitas dan reputasi unik produk kita. Hal ini akan memberikan nilai tambah ekonomi yang signifikan bagi masyarakat dan pengrajin di SBB,” ujar Asiz Sillouw di sela-sela acara.
Menurutnya pendaftaran HAKI dan Indikasi Geografis ini diharapkan dapat mencegah plagiarisme atau klaim sepihak dari pihak luar, sekaligus menjadi daya tarik investasi dan pengembangan potensi ekonomi kreatif di Kabupaten Seram Bagian Barat di masa depan.
“Acara syukuran HUT ke-22 SBB ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya yang turut menyaksikan penyerahan bersejarah tersebut”. Pungkasnya
Sementara itu, Bupati Kab. SBB dalam sambutannya memberi apresiasi dan mendukung program ini demi menjaga dan mengembangkan potensi ekonomi di daerah. (YM)